SOLUSI MEMBAYAR UTANG CEPAT

Posted on

Siapapun pasti memiliki hutang atau pernah memiliki hutang, namun bedanya ada yang terpaksa berhutang karena terdesak kebutuhan darurat, atau ada yang berhutang karena gaya hidup yang konsumtif, ini yang membahayakan masa depan keuangan Anda. Tidak bisa dipungkiri memang memiliki hutang sekarang ini sudah menjadi hal biasa, dan bukanlah aib yang perlu disembunyikan. Kadang ada sebagian orang yang memiliki hutang untuk melengkapi kebutuhan hidupnya, seperti untuk menambah modal usaha, kepemilikan properti, kendaraan, biaya pengobatan, biaya pendidikan, dan lain sebagainya.

Ada banyak pihak yang menawarkan hutang, seperti bank, koperasi, dan rentenir. Bagi yang membutuhkan uang dengan cepat lari ke pinjaman online ilegal atau rentenir yang bunganya tinggi. Semua platform ada untung ruginya, kalau sulit melepaskan diri dari hutang yang sudah terlanjur bertumpuk, segera cari cara agar bisa membayar semua tagihan tersebut supaya tidak makin terjerat.

Tapi Anda tidak perlu cemas dan pesimis ya, karena semua masalah pasti ada solusinya, asalkan ada niat yang kuat dari Anda untuk terlepas dari jebakan hutang yang mencekik leher. Mau tahu bagaimana caranya melepaskan diri dari hutang ? Silahkan Anda simak saja 6 tips berikut ini, yaitu :

  • Sesuaikan Gaya Hidup dengan Kondisi Keuangan

Pertama sekali yang harus dilakukan agar terlepas dari jeratan hutang adalah menurunkan standar gaya hidup. Bisa jadi kenapa Anda belum mampu melepaskan diri dari jeratan hutang karena pengeluaran tidak sesuai dengan pemasukan Anda alias memaksakan diri. Misalnya saja jika Anda selama sering ini nongkrong di Cafe kekinian, yang harga kopinya per cangkir 30 sampai 50 ribu rupiah.

Mulai sekarang cobalah untuk mengurangi, kalau misalnya biasa setiap pulang kerja nongkrong di Cafe, kini kurangi menjadi sebulan sekali.

Bayangkan bila kebiasaan nongkrong itu dilakukan seminggu sekali, artinya dalam sebulan Anda bisa keluar uang sekitar Rp 200 ribuan. Uang sejumlah 200 ribu rupiah mungkin bagi Anda terlihat kecil, tapi kalau dikumpulkan untuk membayar hutang pasti akan lebih manfaat.

  • Kurangi budget atau anggaran gaya hidup

Misalnya biasanya Anda kos diperumahan elit atau apartemen, cobalah mulai sekarang pindah ke  rumah kosan yang lebih murah. Hal ini terpaksa harus Anda lakukan jika ingin segera melunasi hutang. Bukankah Anda tidak ingin hidup mewah namun dikejar-kejar hutang kan ?.

Misalnya saja daripada Anda harus sewa kamar perbulan 3 juta rupiah, lebih baik carilah kosan yang harga 1 juta rupiah perbulan, murah namun masih layak untuk daerah perumahan yang standar.

  • Menghindari pola hidup gali lobang tutup lobang 

Cara yang penuh resiko dan malah menambah masalah adalah gali lobang tutup lobang. Kenapa begitu ? karena mencari utang untuk menutupi utang yang ada, artinya selesai satu utang muncul utang yang lain. Akhirnya Anda tidak akan pernah lepas dari masalah utang yang menjerat. Lebih beresiko lagi jika utang yang pertama tidak berbunga tapi utang yang kedua justru berbunga tinggi. Tentu cara ini bukan solusi yang tepat tapi malah Anda menambah masalah makin rumit. Anda kan terjebak oleh rentenir dan utang bunga berbunga terus menerus.

Lebih baik Anda usahakan cari pinjaman lunak, baik itu ke teman, saudara atau orang tua. Usahakan bisa melunasi semua utang, jika sudah selesai semua utang-utang maka Anda hanya fokus mengembalikan utang tanpa bunga. Lebih ringan kan ?

  • Menjual barang pribadi yang tidak dibutuhkan

Sudah berusaha hemat tapi masih juga sulit untuk membayar utang, solusi tanpa resiko yang bisa Anda coba adalah mendapatkan pemasukan baru tanpa menambah utang. Bagaimana caranya ? caranya menjual barang-barang yang jarang dipakai namun masih punya nilai jual.  Misalnya saja jika sebelumnya Anda punya mobil atau motor, karena demi menghemat biaya operasional, kendaraan tersebut jarang dipakai bahkan nyaris tidak pernah Anda pakai, daripada rusak teronggok begitu saja dirumah lebih baik jika dijual dahulu untuk melunasi utang-utang.

Kondisi keuangan yang sedang sekarat dan banyak utang, tentunya membuat hidup Anda serasa dikejar-kejar bahkan untuk naik kendaraan pribadi saja, Anda merasa tidak tenang. Karena alasan tersebut alangkah lebih bijaksana jika Anda relakan kendaraan pribadi Anda dijual dahulu, atau bila ada pilihan lain misalkan perhiasan, bisa jual dahulu. Jika nanti kondisi keuangan sudah membaik Anda bisa membeli lagi. semoga cara ini bisa jadi solusi.

  • Minta Solusi pada Ahli keuangan 

Bila semua cara sudah Anda coba namun masih saja kurang jadi solusi terbaik, Anda bisa coba menemui seseorang yang ahli dibidang keuangan. Bisa teman, relasi, atau pihak keluarga. Orang-orang profesional di bidang ini biasanya memahami strategi dalam melunasi utang lebih cepat. Cobalah minta saran apa yang sebaiknya dilakukan, dan langkah-langkah apa yang harus diambil berdasarkan kondisi yang sedang Anda alami saat ini.

Biasanya seorang Konsultan keuangan yang bekerja di bawah perusahaan manajemen keuangan bisa bernegosiasi dengan bank atau pihak pemberi utang untuk membantu Anda. Aternatif lainnya, Anda  juga bisa berkonsultasi lebih dahulu dengan orang tua, saudara, teman atau orang yang bisa dipercaya. Meski mereka bukan orang yang ahli di bidang keuangan, setidaknya Anda sudah tidak menanggung sendiri masalah tersebut, dan bisa lebih meringankan beban pikiran Anda.

  • Kurangi pemakaian Kartu kredit 

Salah satu sarana penambah utang yang kadang tidak disadari adalah pemakaian kartu kredit yang over limit. Perlu diakui bahwa penggunaan kartu kredit kadang bisa membuat pemiliknya merasa seperti sedang punya uang banyak. Tetapi baru disadari ketika sudah masuk akhir bulan dan tagihan datang. Si pemilik kartu kredit baru sadar kalau tagihannya sudah over limit

Melihat tagihan yang sudah membengkak tentu Anda langsung pusing tujuh keliling, namun semuanya sudah terlambat, dan tagihan sudah didepan mata sementara utang yang lain pun sudah menunggu untuk dibayar. Untuk itu cobalah berhenti dahulu pakai kartu kredit, simpan dahulu ditempat aman seolah tidak punya kartu kredit. Nanti jika kondisi keuangan sudah membaik, dan utang sudah lunas, Anda bisa gunakan lagi kartu kredit tersebut. Tapi ingt ya, bijaklah dalam menggunakan kartu kredit jangan sampai berlebihan, agar tidak menambah masalah baru.

  • Usahakan mencari penghasilan tambahan 

Agar makin ringan lagi buat melunasi utang yang bertumpuk, cobalah mencari penghasilan tambahan. Apalagi jika Anda punya skill lain yang bisa diberdayakan alias dijadikan jalan untuk kerja sampingan atau kerja freelancer tanpa mengganggu jam kerja. So pasti, dimana ada kemauan, pasti disitu ada jalan. Anda bisa mencoba berbagai pekerjaan sampingan yang bahkan tidak butuh modal besar.

Misalnya saja jika Anda punya kemampuan dibidang alat musik atau olah vocal, Anda bisa menawarkan diri ke teman atau relasi Anda untuk les privat. Selain itu untuk Anda yang punya kemampuan untuk menulis, tidak ada salahnya menjadi penulis artikel online.

Memang sih cukup melelahkan, namun jika Anda fokus maka solusi ini bisa membantu Anda melunasi utang-utang tanpa resiko. Jangan menghabiskan waktu meratapi masalah yang bertumpuk, tapi segera bangkit dan cari solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah Anda.

  • Menyicil dengan nominal kecil secara periodik

Ketika mencari uang dalam jumlah besar untuk menutup semua utang-utang Anda serasa tidak memungkinkan. Coba negoisiasikan dengan bank atau pemberi utang, agar diperbolehkan mencicil dengan jumlah tagihan lebih kecil namun durasi waktu yang diperpanjang. atau menurut kemampuan Anda. Berpikir realistis untuk tidak memaksakan diri memenuhi keinginan si pemberi utang tanpa melihat kemampuan keuangan kita sama saja Anda menambah jumlah utang dan menambah masalah.

Cara tersebut sama saja dengan budaya gali lobang tutup lobang, hanya karena Anda takut menghadapi si pemberi utang. Segera cari solusi dan lunasi utang tanpa menambah masalah baru.

Jangan pernah menunda untuk membayar utang, segera lunasi ! cari solusi !

Utang adalah sebuah ikatan yang beresiko bagi keamanan finansial Anda dimasa depan. Yang jelas, utang merupakan sebuah ikatan, tuntutan, dan kewajiban yang harus diselesaikan dengan segera. Jangan sampai Anda terjerat masalah ekonomi tak berkesudahan gara-gara utang bertumpuk. Selalu niatkan dan tekadkan dengan kuat serta disiplin untuk menyelesaikan dan melunasi utang secara maksimal. Dengan begitu, apa yang dilakukan untuk melunasi utang akan berjalan lancar. Apalagi, jika hal tersebut benar-benar sudah diniatkan. Niat untuk segera terbebas dari utang.

Mulai sekarang cobalah untuk menerapkan rasio 30 persen dari total pemasukan jika terpaksa ingin berutang lagi. Selain itu, pastikan untuk mengelola pengeluaran dengan baik. Utamakan tabungan dan berhemat.

Demikian tadi solusi untuk Anda dari 8 cara atau tips untuk membebaskan diri dari masalah utang. . Semoga saja Anda bisa terapkan dengan disiplin dan komitmen kuat. Ingat ya sekali lagi, dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *