REKOMENDASI PINJAMAN ONLINE SYARIAH

Posted on

Pinjaman syariah online adalah P2P berbasis Syariah tidak hanya menawarkan pinjaman dengan konsep Syariah tetapi juga alternatif investasi dengan keuntungan lebih tinggi melalui mekanisme bagi hasil. Namun walaupun Indonesia adalah negara mayoritas muslim namun pinjaman online berkonsep syariah masih sangat sedikit, bahkan yang terdaftar di OJK baru ada 7 Unit usaha.

Minat masyarakat akan adanya Pinjaman Online Syariah secara umum karena menjanjikan alternatif produk investasi yang tidak hanya karena tanpa riba, tetapi juga menawarkan keuntungan lebih tinggi dengan sistem bagi hasil. Beberapa pinjaman syariah online yang sudah terdaftar di OJK yang bisa menjadi rekomendasi untuk pengajuan Pinjaman Online Syariah, antara lain adalah :

  • Unit Usaha Syariah “Investree”

Produk pinjaman syariah yang ditawarkan oleh Investree adalah bentuk pinjaman untuk menunjang permodalan jenis usaha produktif. Artinya Produk Pinjaman Syariah yang ditawarkan Investree adalah pembiayaan modal kerja atas tagihan berjalan dan bukan untuk konsumtif, namun tetap tujuannya adalah pinjaman dana tanpa riba.

Konsep fitur pembiayaan Syariah Investree diantaranya :

  • Investree memfasilitasi pembiayaan Syariah maksimal 80% dari nilai invoice atau maksimal Rp 2.000.000.000 untuk setiap invoice.
  • Tenor Pembiayaan Syariah disesuaikan dengan jatuh tempo invoice atau maksimum 6 bulan dengan beberapa analisis serta pertimbangan dari pihak Investree.
  • Tidak semua invoice dapat diterima di Investree, misalnya saja menolak Invoice yang berasal dari industri rokok, minuman keras, obat terlarang, babi, perjudian, prostitusi, dan hotel yang belum syariah, serta menolak kegiatan yang mengandung spekulasi.
  • Biaya jaminan dan denda adalah biaya wakalah, biaya marketplace, dan biaya notaris untuk pengikatan jaminan, jika nantinya terjadi keterlambatan.
  • Sebagai jaminan tambahan selain invoice, pihak Investree juga meminta peminjam untuk memberikan giro mundur dan jaminan pribadi (personal guarantee) sebagai jaminan tambahan.
  • Unit Usaha Syariah “Ammana”

Konsep yang berbeda dengan P2P lain, adalah pinjaman Ammana yang menerapkan sistem non direct funding yaitu pelaku UMKM wajib menjadi bagian/anggota dari mitra keuangan syariah mikro yang terdaftar di Ammana yang berfungsi sebagai lembaga kurasi kelayakan usaha UMKM yang akan didanai bersama para lender/pendana melalui skema crowd funding/pendanaan.

Sebagai unit usaha dari pinjaman online syariah milik PT Ammana Fintek Syariah, Ammana yang menghubungkan pendana/lender dengan peminjam/borrower. Sehingga fokus peminjam adalah UMKM yang membutuhkan modal usaha melalui program pendanaan bersama.

Dalam melakukan kemitraan, pinjaman Ammana menerapkan Pembagian Keuntungan dari hasil pendanaan produktif dengan Sistem Murni Bagi Hasil antara pendana/lender dengan mitra lembaga keuangan mikro syariah mitra Ammana.

Dasar penentuan bagi hasil dilandaskan pada perbandingan antara proyeksi/estimasi dengan realisasi dari hasil pendapatan usaha yang diperoleh dari mitra-mitra nasabah/UMKM yang mendapat pendanaan dari Mitra Lender/Mitra BMT/KSPPS.

Saat ini, Ammana sudah bekerjasama dengan 60 mitra keuangan mikro Syariah. Penyaluran Ammana dilakukan melalui mitra ini ke para peminjam. Di setiap pendanaan, Ammana mencantumkan siapa mitra yang digandeng dalam menyeleksi calon peminjam.

  • Unit Usaha Dana Syariah

Unit usaha pinjaman online syariah Dana syariah adalah P2P dari PT Dana Syariah Indonesia, yang menawarkan pinjaman online syariah dengan menyediakan Layanan Pendanaan Syariah dan Pembiayaan Syariah bagi Pemilik Usaha dan Perorangan, dengan tujuan mendapatkan manfaat dan Bagi Hasil yang Halal serta terhindar dari unsur Maisir, Gharar dan Riba.

Pinjaman online syariah yang ditawarkan adalah pendanaan proyek serta kerjasama investor. Tidak hanya penilaian dari aspek Syariahnya saja, tetapi juga dari aspek perhitungan terhadap kelayakan bisnis yang bisa berpengaruh pada besaran manfaat dan bagi hasil yang akan diterima Pemberi Dana serta manfaatnya bagi Penerima Pembiayaan.

Syarat Pendanaan Syariah adalah :

Sebelumnya mendaftar menjadi member dari Dana Syariah, yaitu melalui portal Dana Syariah dan bersedia untuk tunduk dan menyetujui terhadap syarat dan ketentuan keanggotaan.

Lalu memilih usaha-usaha yang sedang dilakukan penggalangan dana oleh Dana Syariah dan menempatkan dana pada usaha yang sesuai dengan preferensi Pemilik Dana.

Pemberi Dana akan menerima bagi hasil pada setiap tanggal yang sudah ditentukan. Pemberi Dana juga akan menerima pengembalian pinjaman pokok sesuai jadwal pengembalian pinjaman pokok yang disetujui sampai akhirnya proyek selesai dan hutang piutang sudah selesai.

  • Unit Usaha “Danakoo”

Danakoo adalah pinjaman online Syariah P2P yang terdaftar di OJK. Tetapi, berdasarkan info di website, Danakoo menawarkan produk pembiayaan dengan sistem syariah dan non-syariah.

Produk pinjaman Syariah di Danakoo ada dua jenis, yaitu pinjaman multiguna Syariah dan multijasa Syariah, dengan fitur masing – masing produk sebagai berikut:

Produk Pinjaman Multijasa

Pinjaman multijasa adalah pinjaman pribadi tanpa riba yang ditujukan untuk pembiayaan keperluan umum dengan akad Akad Wakalah bil Ujrah. Jumlah plafond pembiayaan adalah Rp 1 juta sd Rp 10 juta dan tenor 3, 6, 9 dan 12 bulan. Multijasa tampaknya adalah pinjaman dana tunai karena bisa digunakan untuk tujuan umum. Imbal hasil yang harus dibayar peminjam adalah 1% sd 5% tergantung pada tenor pinjaman.

Produk Pinjaman Multiguna

Pinjaman multiguna ditujukan untuk pembiayaan pembeliaan barang, kendaraan atau DP Rumah dengan Akad Murabahah. Jumlah plafond pembiayaan adalah Rp 1 juta sd Rp 10 juta dan tenor 3, 6, 9 dan 12 bulan. Imbal hasil yang harus dibayar peminjam adalah 1% sd 5% tergantung pada tenor pinjaman.

Kriteria yang tidak kalah penting adalah Danakoo menetapkan bahwa calon peminjam harus karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan atau anggota komunitas yang menjadi mitra Danakoo. Tampaknya, peminjam umum, yang bukan karyawan atau anggota komunita yang bukan mitra, tidak bisa mengajukan pinjaman di Danakoo.

  • Unit Usaha Syariah “Alamisharia”

Konsep pinjaman online syariah yang ditawarkan oleh Alamisharia adalah yang mempertemukan UKM dengan pemberi pembiayaan. Sementara jenis pembiayaan adalah invoice financing mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 2 Miliar. invoice financing atau anjak piutang adalah apabila seorang calon penerima pendanaan (beneficiary) memiliki bukti tagihan (invoice) dapat mengajukan pendanaan pada unit syariah Alamisharia.

Unit Usaha Syariah Alamisharia menentukan kriteria peminjam sbb :

  • Perusahaan berbentuk PT, CV, atau Yayasan yang menjalankan aktivitas operasional tidak bertentangan dengan syariat Islam.
  • Telah berdiri minimal 1 tahun dan berlokasi di Jabodetabek.
  • Perusahaan bersedia melampirkan rekening koran dan laporan keuangan minimal 6 bulan terakhir
  • Memiliki giro mundur dan jaminan personal untuk dijaminkan.

Prosedurnya setelah peminjam mendapatkan hasil skoring, Alami syariah akan memberikan penawaran perjanjian pembiayaan. Apabila peminjam setuju, maka permohonan pembiayaan akan segera masuk ke dalam listing dalam jangka waktu paling lambat 14 hari kerja.

Untuk menentukan Credit Scoring peminjam adalah berdasarkan pada analisa kualitatif dan kuantitatif. Analisa kuantitatif didasarkan pada laporan keuangan dan rekening koran sementara Analisa kualitatif didasarkan pada riwayat historis dan juga analisa kunjungan ke tempat usaha.

  • Unit Usaha Syariah “Syarfi”

Syarfi adalah perusahaan P2P terdaftar OJK,  yang mencoba menghubungkan antara pemilik dana dari berbagai negara dan masyarakat Indonesia yang membutuhkan dana untuk pembiayaan yang baik, pembiayaan layanan dan pembiayaan usaha di Indonesia, baik untuk satu individu atau perusahaan bisnis.

Pembiayaan Syariah Syarfi

Syarfi menawarkan dua produk pinjaman, yaitu Pembiayaan Usaha dan Pembiayaan Sosial

Pembiayaan Usaha

  • Yaitu jasa layanan Syarfi yang diberikan untuk calon Pengguna Dana yang membutuhkan bantuan pendanaan untuk menjalankan suatu atau beberapa bisnis secara akad Syariah dengan mekanisme pengembalian dana dan bagi hasil keuntungan secara cicilan bulanan. Contohnya untuk invoice financing, PO financing, pembiayaan modal kerja UMKM, dsb. Pembiayaan Usaha menggunakan Perjanjian/Akad Musyarakah yaitu penanaman dana dari pemilik dana/modal untuk mencampurkan dana/modal mereka pada suatu usaha tertentu, dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya, sedangkan kerugian ditanggung semua pemilik dana/ modal

Pembiayaan Sosial

  • yaitu jasa layanan Syarfi yang diberikan untuk calon Pengguna Dana yang membutuhkan bantuan pendanaan untuk menjalankan suatu bisnis atau melakukan Pelunasan Hutang Akibat Riba (Pergi Riba) secara akad Syariah dengan mekanisme pengembalian dana secara cicilan bulanan.

Pendanaan Syariah Syarfi

Syarat menjadi pendana adalah Anda harus berusia minimal 18 tahun. Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) diperbolehkan untuk menjadi Pemilik Dana, terlepas dari lokasi tempat tinggal Anda.

Pendanaan dapat di mulai dengan melalukan investasi sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah). Untuk melihat pilihan calon Pengguna Dana yang sedang dalam proses pengumpulan dana (crowdfunding), silahkan login ke account Syarfi Anda dan klik menu “Peluang Investasi”.

  • Unit Usaha Syariah “Duha Syariah”

Salah satu unit usaha berbasis syariah lainnya yang terdaftar di OJK adalah Unit Usaha Syariah Duha Syariah. Konsepnya mempertemukan pemberi pembiayaan dengan penerima pembiayaan untuk membeli barang atau jasa berdasarkan prinsip Syariah atau bebas riba.

Untuk menarik minat masyarakat Duha Syariah menawarkan dua jenis produk pinjaman, yaitu Konsumtif dalam bentuk barang atau jasa serta Perjalanan Religi. Produk pinjaman syariah yang ditawarkan, masing-masing memiliki fitur dan persyaratan yang berbeda,yaitu :

Pinjaman Syariah untuk Pembiayaan Konsumtif 

  • Beragam produk halal yang dijual di toko online bekerja sama dengan Duha Syariah.
  • Margin untuk pembiayaan Konsumtif adalah Flat 2.0% per bulan
  • Pembiayaan Perjalanan Religi.
  • Agen Perjalanan Umroh dan Wisata Halal yang bekerja sama dengan Duha Syariah.

Duha Syariah, saat ini membuka kesempatan untuk para investor yang ingin turut serta menanamkan dana sesuai ketentuan prinsip Syariah lewat platform P2P.

Namun perlu diingat bahwa pembiayaan Duha Syariah hanya ditujukan untuk hal-hal yang halal. Tidak dapat membiayai pembelian barang seperti minuman keras/beralkohol, bahkan makanan tidak halal. Selain itu Duha Syariah tidak memberikan pinjaman dalam bentuk uang tunai, unit usaha ini fokus pada pembiayaan untuk konsumtif seperti pembelian barang/jasa , perjalanan Umroh, dan wisata halal.

Nah, sekarang tinggal Anda pilih unit usaha pinjaman online syariah yang mana, yang kira-kira cocok untuk Anda, semuanya berkonsep syariah dan dijamin tanpa riba.

14 thoughts on “REKOMENDASI PINJAMAN ONLINE SYARIAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *