MANAGEMEN KEUANGAN KELUARGA AGAR BEBAS DARI JERATAN UTANG

Posted on

Siapapun Tidak ada orang yang ingin berhutang, namun ada kalanya bentuk pinjaman yang seperti ini tidak bisa dihindari mulai dari hutang kepada teman dalam jumlah kecil ataupun hutang dalam jumlah besar yang biasanya dipergunakan untuk hal-hal yang besar pula seperti untuk membeli rumah, membeli mobil, atau untuk biaya pendidikan anak.

Namun sayangnya masih banyak orang yang sering terjebak oleh utang, beralasan untuk memenuhi kebutuhan finansial ternyata makin lama makin bertumpuk, akhirnya menjadi jerat utang yang terlanjur sulit diselesaikan. Untuk itu waspadai jebakan hutang yang sering tidak disadari oleh banyak orang.

Fitur atau penawaran bebas bunga

Fitur seperti ini sering kita temukan pada penawaran kartu kredit. Sepintas fitur ini nampak sangat menguntungkan karena sang pemilik kartu kredit tidak perlu membayar bunga untuk setiap pengeluaran dari kartu kredit mereka. Namun, ada baiknya Anda meneliti lebih jauh mengenai fitur ini, karena fitur ini pada umumnya diberikan dengan syarat tertentu, misalnya saja pembayaran yang harus dilakukan tepat waktu atau pembayaran harus dilakukan dengan jumlah tertentu.

Kegagalan untuk mengenali dan memenuhi syarat ini tentunya akan membuat Anda rugi di kemudian hari karena Anda harus membayar jumlah bunga atau mungkin penalti yang tidak sedikit jumlahnya.

Mengabaikan surat tagihan

Bila memang Anda memiliki kesulitan dalam melakukan pembayaran dan Anda sudah mendapatkan surat tagihan atau surat teguran dari pihak kreditor yang bersangkutan, maka Anda tidak boleh diam saja.

Segera hubungi pihak kreditor yang bersangkutan dan mungkin saja Anda dan pihak kreditor bisa mendiskusikan suatu jalan tengah yang akan menguntungkan kedua belah pihak misalnya saja dengan menurunkan bunga atau mungkin menurunkan jumlah minimum pembayaran setiap bulannya.

Tidak paham arti limit kredit

Banyak orang yang melihat kata limit kredit pad kartu kredit mereka sebagai batasan jumlah uang yang mereka bisa belanjakan. Tidak ada yang salah dengan hal ini, namun sekali lagi perlu diingat bahwa tujuan utama penggunaan kartu kredit sesungguhnya adalah untuk mempermudah proses transaksi dan mempermudah seseorang untuk bisa membeli barang yang saat ini mereka tidak sanggup beli namun nanti mereka akan memiliki cukup uang untuk membelinya.

Kata kunci dari penggunaan kartu kredit adalah mempergunakannya untuk membeli barang yang mereka mampu beli atau yang sesuai dengan budget yang ada, dan bukan sekedar memenuhi limit kredit pada kartu kredit itu sendiri.

Bila mereka tetap saja menggunakan kartu kredit hingga mencapai limit tanpa melihat kemampuan pembayaran mereka sendiri, maka bisa dipastikan bahwa jumlah tagihan dan bunga yang harus dibayar akan semakin membengkak dan akan butuh waktu yang jauh lebih lama untuk bisa melunasi semuanya.

Tutup hutang pakai kartu baru untuk bayar kartu kredit lama

Seringkali orang dengan mudah melakukan aplikasi untuk sebuah kartu kredit baru dari bank yang berbeda hanya agar mereka bisa membayar hutang dari kartu kredit mereka yang lain.

Bila dilihat sekilas hal ini bisa berhasil namun sesungguhnya hal ini berarti bahwa mereka hanyalah menambah beban finansial yang ada. Bila Anda mengalami kesulitan membayar kartu kredit, maka mungkin ada baiknya Anda berhenti mempergunakan kartu tersebut dan lebih memilih untuk berkonsentrasi dalam upaya pembayaran hutang yang sudah ada.

Segera lunasi hutang Anda dengan tips berikut ini

Terlepas dari apapun langkah yang diambil, dengan sistem pengelolaan yang baik, hutang tidak akan menjadi beban yang memberatkan atau justru akan menjadi sebuah hal yang menguntungkan di kemudian hari, yang paling penting adalah berhenti untuk menambah utang, maka utang lama akan bisa dilunasi secepatnya.
Berikut ini tips cara merencanakan keuangan saat Anda masih memiliki utang :

Melakukan Negosiasi Pembayaran Utang

Anda bisa menghubungi pihak pemberi pinjaman seperti bank atau lembaga keuangan lainnya yang memberi pinjaman. Negosiasikan niat baik Anda untuk menyelesaikan utang namun dengan keringanan pembayaran dan cicilan. Cara ini biasanya dapat dilakukan dengan meminta untuk meninjau ulang keadaan posisi kredit dari nasabah yang meminta keringanan. Keringanan ini ada dalam bentuk cicilan, bunga maupun periode waktu pelunasanya.

Melepaskan Aset yang Dimiliki

Ini adalah jalan keluar yang mungkin harus diambil saat Anda dalam posisi “kepepet” dan tidak ada jalan keluar lainya untuk melunasi utang. Sebaiknya, jika memang harus melepaskan Aset milik Anda, cukup aset yang memang tidak produktif yang dilepas. Seperti beberapa benda branded milik Anda.

Terlebih dahulu sehatkan keuangan Anda

Siapapun pasti memiliki utang, dan idealnya adalah dihindari, namun bukan berarti seseorang tidak boleh berhutang. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh oleh setiap orang untuk memastikan agar utang atau pinjaman mereka tidak membawa masalah finansial yang jauh lebih besar, yang bisa membawa mereka pada kebangkrutan.

Tidak ada yang tidak mungkin meskipun kondisi sedang memiliki utang, lalu kita mencoba membuat pengaturan keuangan. Cara tersebut adalah dengan menyehatkan keuangan kita dulu dari utang itu sendiri.

Buat klasifikasi utang

Pastikan terlebih dahulu dan analisa jenis kebutuhan tersebut sebelum memutuskan apakah perlu atau tidak melakukan pinjaman untuk bisa memenuhi kebutuhan itu, yaitu dengan pengklasifikasian utang. Maksudnya adalah upaya untuk membedakan mana jenis utang yang baik dan mana utang yang buruk.

Misalnya saja pinjaman untuk hal yang sangat penting dan bisa menjadi bentuk investasi di masa yang akan datang. Contohnya pinjaman untuk membeli rumah atau pinjaman modal usaha, maka hutang tersebut bisa dikategorikan sebagai utang yang baik, sedangkan pinjaman yang tidak terlalu penting atau bisa ditunda realisasinya seperti utang pembelian barang elektronik atau utang untuk berwisata, maka utang tersebut masuk dalam kategori hutang yang tidak baik atau buruk.

Penjadwalan Pembayaran Utang

Setelah pembuatan rencana budget, pastikan untuk membuat juga jadwal pembayaran hutang untuk setiap jenisnya. Jenis pinjaman yang berbeda mungkin membutuhkan jenis pembayaran yang berbeda pula, misalnya pembayaran secara auto debet atau pembayaran secara tunai.

Buatlah jadwal waktu pembayaran untuk setiap jenis hutang dan pinjaman, jumlah uang yang harus dibayarkan, serta jenis pembayaran. Buatlah sebuah catatan khusus di komputer atau di handphone untuk mengingatkan Anda secara teratur. Pastikan juga Anda tidak melewatkan satu kalipun waktu pembayaran, karena hal ini justru akan menambah beban pembayaran hutang di masa yang akan datang.

Membayar Secara Penuh Tagihan Kartu Kredit

Jaman sekarang kartu kredit adalah salah satu kebutuhan sebagai alat transaksi. Asalkan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan ketika membayar tagihan, rasanya tidak akan menjadi masalah. Hanya perlu diingat bahwa kartu kredit hanya sebagai alat pembayaran saja bukan seperti kartu debit yang bisa Anda pergunakan sesuka hati.

Pada dasarnya kartu kredit adalah bentuk hutang, karena sang pemilik kartu hanya meminjam uang kepada pihak kreditur untuk melakukan transaksi, dimana pinjaman ini harus dibayarkan minimal setiap bulannya. Ada jumlah minimum pembayaran yang harus dibayarkan oleh pemilik kartu, namun disarankan untuk membayar penuh setiap tagihan pembelanjaan yang dilakukan oleh pemilik kartu. Karena pembayaran secara minimum akan membuat si pemilik kartu harus membayar tagihan plus bunga dalam jumlah yang besar, mengakibatkan tagihan akan bertumpuk dan lama proses pelunasannya.

Melakukan Konsolidasi Utang

Memakai teknik ini adalah cara penggabungan hutang yang dimaksudkan disini ditujukan untuk Anda yang memiliki banyak hutang atau pinjaman yang harus Anda bayar setiap bulannya. Melakukan manajemen hutang terhadap beberapa sumber sekaligus bisa sangat membingungkan.

Anda bisa memilih untuk menggabungkan hutang tersebut di satu tempat saja untuk memudahkan proses pembayaran dan monitoring untuk kedepannya.
Penggabungan hutang ini dilakukan dengan cara mengambil pinjaman dari satu tempat untuk melunasi hutang yang ada di beberapa sumber yang lain. Bila hal ini berhasil Anda lakukan, maka Anda hanya memiliki pinjaman pada satu kreditor saja, dan akan lebih mudah bagi Anda untuk mengatur proses pembayaran setiap bulannya tanpa perlu takut ada pembayaran yang terlewatkan, suatu hal yang sangat mudah terjadi bila Anda memiliki hutang pada beberapa sumber sekaligus.

Menyatakan Pailit Secara Hukum

Memilih cara ini adalah sebaiknya sebagai opsi yang terakhir jika semua cara sudah dicoba untuk terlepas dari utang. Meskipun memungkinkan memakai cara ini, namun alangkah lebih baik bila dihindari saja. Sebab hal ini adalah menyangkut dengan hukum dan peraturan hukum, sehingga mungkin prosesnya akan semakin rumit, dan memakan waktu yang tidak sebentar. Karena proses ini terkait dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2004, tentang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang.

Mengurangi Pengeluaran atau Jumlah Hutang

Membuat catatan pengeluaran atau jumlah utang yang harus dibayar, akan membuat Anda lebih berhati-hati ketika akan memutuskan untuk memakai kartu kredit serta mengajukan pinjaman di bank atau pinjaman online . Akhirnya dengan adanya catatan pengeluaran ini, Anda akan bisa melihat jumlah pengeluaran Anda yang sesungguhnya. Bahkan snda bisa melakukan evaluasi terhadap kebiasaan belanja berdasarkan catatan ini. Lihatlah jenis-jenis pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu atau bisa dikurangi jumlahnya.

Usahakan membuat penyesuaian terhadap pengeluaran ini untuk bulan-bulan selanjutnya, dan Anda akan menikmati manfaatnya mulai dari mengurangi jumlah tagihan utang Anda setiap bulannya, serta bisa membantu Anda untuk menyimpan uang.

Mencari Penghasilan Tambahan

Salah satu cara paling efektif untuk bisa menanggulangi permasalahan hutang adalah dengan mencari penghasilan tambahan. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan mulai dari mengambil pekerjaan sampingan atau membuka usaha rumahan. Uang dari penghasilan tambahan ini bisa dipergunakan untuk membayar hutang atau bisa juga untuk menutupi kebutuhan-kebutuhan yang lain.

Kesimpulannya

Perencanaan yang matang sejak dini serta kehati-hatian dalam pengambilan setiap keputusan finansial akan sangat menolong setiap orang dalam mengatur keuangan mereka.
Selain itu, perlu juga dipertimbangkan langkah-langkah pencegahan yang akan menghindari seseorang mengambil hutang di tempat pertama misalnya saja dengan tabungan atau investasi.

Dengan beberapa cara di atas, dapat membuat masalah utang anda lebih berkurang dan Anda siap untuk mengatur keuangan dengan lebih baik lagi, untuk masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *