Hit enter after type your search item
Wegoclick

Referensi Pinjaman Online

WASPADA JERATAN PINJAMAN ONLINE

/
/
/
5 Views

Akhir-akhir ini sering kita dengar makin banyaknya aplikasi pinjaman online yang menjanjikan pinjaman cepat tanpa jaminan dengan proses pencairan hanya hitungan jam.

Tawaran dari pinjol yang memberikan kemudahan pada para nasabah kadang tidak masuk akal, namun masih banyak saja nasabah yang tergiur tawaran tersebut, akhirnya mereka terjerat dan repotnya lagi tidak mampu mengembalikan pinjaman yang sudah berbunga.

Nah, bagi Anda yang saat ini belum pernah mencoba pinjaman online dengan segala iming-imingnya yang menggiurkan, kami sarankan untuk lebih berhati-hati.

Karena dibalik semua kemudahan yang ditawarkan oleh perusahaan pinjaman online, ternyata banyak juga penipuan pinjaman online yang dilakukan oleh fintech illegal atau fintech abal-abal yang akhirnya bisa merugikan kita.

Sebenarnya kita bisa terhindar dari jeratan pinjaman online asalkan pintar mengenali fintech penyedia layanan pinjaman dengan baik agar tidak tertipu fintech abal-abal. Selain itu, mereka juga perlu memahami kebutuhan mereka akan pinjam uang secara online. Pada dasarnya pinjaman online dari fintech memiliki tujuan agar memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses pinjaman uang dengan layanan pinjaman online yang mudah. Dengan fasilitas kemudahan pinjaman online ini, sebaiknya Sobat Pintar tidak gegabah dan masih bijak dalam mengajukan pinjaman agar tidak terjerat dalam hutang yang memberatkan.

Meski sudah ada tindak tegas dari pemerintah dan otoritas terkait, Anda tetap harus  waspada agar tidak terjerat pinjaman online, untuk itu kita harus pahami beberapa hal berikut :

  • Pertimbangkan kebutuhan pinjaman & pengembalian pinjaman

Sebelum melakukan pinjaman sebaiknya pikirkan kembali kebutuhan pinjaman serta kemampuan mengembalikan pinjaman saat jatuh tempo. Karena jika kita tidak memahami dan memikirkan resiko makin bertumpuknya bunga pinjaman ketika tidak bisa mengembalikan pinjaman, maka masalah baru akan mengancam Anda. Kondisi keuangan Anda terancam bangkrut dan jeratan pinjaman online membelit kehidupan Anda.

Banyak kasus terjerat pinjaman online, karena alasan terhimpit kebutuhan, mereka tidak mempertimbangkan kemampuan finansial dalam membayar tagihan pinjamannya. Yang penting kebutuhan mereka terpenuhi dulu. Tanpa adanya perhitungan kemampuan finansial pribadi sebelum mengajukan pinjaman online, akhirnya terjebak dalam lingkaran gali lubang tutup lubang.

  • Pilihlah Fintech yang terdaftar secara resmi di OJK dan AFPI 

Cari informasi sebanyaknya, sebelum Anda memutuskan meminjam uang di perusahaan pinjol, yang terpenting adalah memastikan terlebih dahulu bahwa perusahaan Fintech tersebut telah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia).

Perlu Anda ketahui bahwa OJK adalah lembaga yang berperan untuk mengawasi dan mengatur industri fintech dan melindungi nasabah dalam menggunakan layanan fintech. Lalu, AFPI di sahkan sebagai mitra strategis OJK dalam menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan para penyelenggara Fintech P2P Lending di Indonesia.

Jadi, fintech pinjaman online yang sudah terdaftar di OJK dan AFPI itu aman untuk dipilih oleh masyarakat. Sebagai informasi, hingga 8 April 2019, jumlah fintech pinjaman yang telah terdaftar dan diawasi OJK dan anggota AFPI tercatat sebanyak 106 fintech p2p lending.

Pastikan jangan sembarangan memilih pinjaman online karena hal ini penting. Jadi lebih baik pastikan dulu sebelum Anda meminjam maupun melakukan pendanaan harus dicek dulu di website resmi OJK dan AFPI apakah perusahaan fintech pinjaman pilihan Anda sudah terdaftar di OJK atau belum.

  • Pilih Fintech yang Tersertifikasi ISO 27001

Syarat legalnya perusahaan fintech selain terdaftar di OJK dan AFPI, juga menerapkan ISO 27001. Sebelumnya sistem ISO ini dilakukan oleh perbankan dan mulai diberlakukan untuk fintech pinjaman. Sertifikasi ISO 27001 merupakan standar yang telah ditetapkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi melalui Permen Kominfo No. 4 Tahun 2016 Tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi dan menjadi persyaratan dari OJK melalui POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Dengan adanya penerapan ISO 27001 pada perusahaan pinjol atau fintech, data Anda akan aman. Karena dengan penerapan ISO 27001 terbukti bahwa perusahaan pinjol tersebut memiliki tata kelola data nasabah yang baik sesuai standar internasional sehingga terhindar dari penyalah gunaan data, hacking maupun pencurian data identitas.

  • Jangan pinjam Uang di beberapa Pinjol atau Fintech

Supaya tidak terjebak dalam jeratan pinjaman online yang bermasalah, Anda juga perlu berhati-hati saat melakukan pinjaman. Jangan mudah tergiur oleh proses pinjaman yang mudah dan cepat, sehingga Anda tergoda meminjam di beberapa pinjol. Kebiasaan yang menggampangkan masalah akan membuat Anda terjerat pinjaman online di beberapa tempat, akibatnya akan sulit mengembalikan pinjaman tersebut.

Gali lobang tutup lobang adalah prinsip yang salah dalam pengelolaan keuangan.

Hindari pinjaman online dibeberapa tempat untuk menutupi pinjaman lain. Intinya Anda harus berusaha menata kembali pengelolaan keuangan Anda dan belajar dari pengalaman.

  • Waspadai Perusahaan Fintech Tanpa Ketentuan Pinjaman

Biasanya perusahan pinjaman online atau Fintech yang terpercaya, selalu transparan memberikan keterangan tentang peraturan pinjaman dan ketentuan pengembalian pinjaman. Diawal meminjam perusahaan yang legal akan menyebutkan besar tagihan yang harus dibayarkan sekaligus rincian atau biaya layanan yang harus dibayarkan peminjam.

Jika diawal meminjam ada perusahaan Fintech yang tidak transparan, namun selalu mengiming-imingi proses pencairan yang cepat dengan persyaratan yang mudah, lebih baik segera tinggalkan Fintech tersebut.

  • Perusahaan Fintech Tidak mencantumkan nomor Telpon Kantor

Idealnya sebuah perusahaan sekelas Fintech yang resmi, selalu mencantumkan alamat kantor lengkap dengan nomor telpon Customer Service (CS) yang bisa dihubungi. Baik itu tercantum di aplikasi pinjaman online, website atau akun official media sosial. Nomor Kontak CS ini sangat krusial untuk konsumen sebagai bentuk pelayanan profesional agar konsumen tidak mengalami kebingungan dalam menggunakan layanan Fintech tersebut.

Jika ada perusahaan Fintech yang tidak mencantumkan alamat dan kontak telpon kantor sebaiknya segera dihindari, untuk mengantisipasi penipuan dari perusahaan Fintech abal-abal.

  • Cari Informasi Tentang Ketentuan Pinjaman Online

Apabila Anda sudah siap akan melakukan pinjaman online melalui perusahaan Fintech, sebelumnya selalu pastikan informasi lengkap tentang ketentuan cara pinjaman dari Fintech tersebut. Beberapa hal yang perlu diketahui diantaranya adalah :

  1. Berapa besarnya bunga pinjaman ?
  2. Berapa besarnya biaya tambahan ?
  3. Berapa lama periode peminjaman  ?
  4. Sanksinya apa saja jika terlambat membayar tagihan

Setiap perusahaan pinjaman online atau fintech memiliki ketentuan yang berbeda sesuai kebijakan masing-masing perusahaan. Untuk itu Anda harus selalu rajin mencari informasi tersebut sebanyak-banyaknya, agar Anda tidak terjebak dan terjerat pinjaman online yang merugikan. Selalu bijak dan berhati-hati memilih Fintech dengan penawaran yang terbaik, serta sesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.

Kesimpulannya

Banyak sekali perusahaan pinjaman online atau fintech, menawarkan pinjaman yang menggiurkan dengan proses pinjaman dan pencairan yang cepat. Sehingga sangat mudah bagi kita untuk terjebak mengambil pinjaman tanpa memikirkan kemampuan finansial kita.

Untuk itu perlu adanya ketelitian dan wawasan agar tidak mudah tergiur oleh pinjaman online, walaupun kita sedang membutuhkan dana mendesak.

Diantaranya Anda harus banyak mencari Informasi tentang legalitas perusahaan fintech. Serta mencari tahu seberapa banyak masalah yang dikeluhkan oleh para peminjam pada fintech tersebut. Biasanya keluhan pelanggan bisa Anda temukan di beberapa situs resmi pengaduan konsumen. Dengan mengenali legalitas fintech atau penyedia layanan pinjaman online dengan baik, dapat terhindar dari  penipuan fintech abal-abal.

Sebenarnya jika disikapi dengan bijak dan hati-hati ketika ingin  menggunakan jasa pinjaman online disaat kebutuhan mendesak, pinjaman online dari fintech sangat membantu dan memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses pinjaman uang dengan layanan pinjaman online yang mudah. Semuanya jika disikapi dengan hati-hati dan dipikirkan matang-matang mengenai kemampuan finansial untuk membayar tagihannya maka kasus terjerat hutang pinjaman online bisa Anda hindari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar